Kamis, 30 Desember 2021
Minggu, 03 Oktober 2021
PREFERENCE
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَٱتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَٰنٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَآ أَلَتْنَٰهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّن شَىْءٍ ۚ كُلُّ ٱمْرِئٍۭ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ
Artinya: Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya(QS.At-Tur:21)
Pada tafsir ringkas Kementrian Agama RI disebutkan bahwa di surga Allah akan mempertemukan orang tua dengan keturunannya yang seiman. Dan orang-orang yang beriman dan mendapat balasan surga, beserta anak cucu mereka atau ibu bapak mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, walaupun derajat keimanannya tidak serupa, akan kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka di surga sebagai anugerah atas ketakwaan mereka, dan kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal kebajikan yang telah mereka perbuat di dunia. Setiap orang terikat dan akan bertanggung jawab dengan apa yang dikerjakannya, dan dia tidak akan dihukum karena dosa orang lain.
Perkumpulan keluarga diakhir kelak diakhirat tidak serta merta terjadi begitu saja tanpa perjuangan dan ikhtiar hidup kita di dunia. Perbekalan yang cukup dan memperkenalkan anak cucu kita pada norma-norma yang benar dan baik mutlak wajib kita lakukan. Walaupun tidak mudah tetapi kita niatkan mulai dari sekarang. Memperkenalkan dan mengarahkan pada pendidikan yang sesuai dengan tuntunan. Mengajak dan membudayakan dalam kehidupan sehari-hari dari hal-hal kecil untuk membaca, menghafal, dan berperilaku baik dan benar.
Minggu, 26 September 2021
SURRENDER TO ALLAH SWT
Manusia terkadang sampai titik dimana tidak perlu mengatakan apa yang sebenarnya
terjadi, tidak perlu melakukan pembelaan, dan juga mengeluh tentang semua
permasalahan hidupnya pada orang lain. Tapi semua yang terjadi tersebut hanya
kita pasrahkan pada Allah SWT, karena kita percaya bahwa Dia-lah yang akan
menyelesaikan-nya.
Kepasrahan diri pada Allah SWT mengandung arti tawakal sehingga respon
kita adalah bersabar dengan semua yang terjadi pada hidup kita dan mensyukuri
setiap episode kehidupan dengan harapan positif. Berpikir positif pada hakekatnya
adalah totalitas kepasrahan tidak akan
bergantung pada selain Allah SWT.
Kepasrahan Pada Allah SWT juga merupakan modal utama untuk mencapai
ketenangan hidup yang dialami setiap manusia. Dengan pasrah pada Allah SWT, maka
manusia akan memiliki energi positif yang memotivasi dalam mencapai tujuan
hidup. Manusia akan memahami semua peristiwa pasti mengandung kebaikan.
Dengan pemahaman tersebut manusia akan pantang berputus asa, terus
berupaya sekuat tenaga untuk berusaha, memiliki hati, dan kemandirian yang
kuat. Kepasrahan pada Allah SWT segala urusan materi dan maknawi akan teratur.
Kita akan menjalani kehidupan yang benar, tanpa keraguan, kegelisahan, dan
kekhawatiran. Kepasrahan total akan menyadarkan bahwa rencana Allah itu paling baik
untuk hidup kita, dibalik apa-apa yang telah kita rencanakan. Wallahualam.
https://www.pendidikankhusus.id/2021/09/jika.html
#sri wuryanti
Senin, 20 September 2021
LOSE HEART
Jumat, 17 September 2021
SILENCE OR SPEAK
Referesi
https://www.republika.co.id/berita/qgbnas374/pahala-diam-dan-bicara
Minggu, 12 September 2021
TARAWIH DIRUMAH
Tahun ini ada
virus corona tidak boleh sholat tarawih di masjid jadi sholat tarawih dimasjid
di ganti dengan tarawih dirumah.
Aku sholat
bersama keluargaku ada bapak,ibu dan kakak.
Herannya sehabis
sholat tarawih bersama keluargaku aku tidak bisa tidur.
Perasaanku sangat
senang karena tahun ini sholat tarawihnya bisa bersama keluarga.
Sebenarnyaaku
sedih karena tidak bisa sholat di masjid.
By: Alana sausan syabila
Sabtu, 11 September 2021
FIG AND BINKY FIRST DAY OF SCHOOL (Alana Sausan Syabila september11)
The end
TIME
Sabtu, 04 September 2021
OWE
Siapapun pasti memiliki permasalahan ekonomi baik dalam keluarga ataupun dalam lingkup yang paling luas. Hutang diatur dalam Islam karena memang merupakan salah satu sektor yang bisa berdampak pada permasalahan sosial. Banyak sekali permasalahan dan konflik yang hadir dari soal hutang. Hutang juga bukan saja dilakukan oleh orang yang tidak mampu, namun juga oleh orang yang mampu atau memiliki harta.
Kembali lagi bahwa gaya hidup yang ditanamkan dalam sebuah keluarga, akan berpengaruh besar terhadap keterampilan mengatur keuangan dalam hidup seseorang. Itu akan tercermin dalam kebiasaannya. Apabila suka berhutang, kemungkinan berhutang merupakan adiktif sebagai gaya hidup yang dia pilih, walaupun ada harta yang dimiliki. Oleh sebab itu, gaya hidup seperti apa? apa yang ingin dicapai?. Itu semua pilihan masing-masing. Tetapi sebagai seorang muslim tentunya kita kembalikan lagi kepada hukum-hukum Allah SWT yang memberi petunjuk kehidupan bersahaja dan hakiki.
Menurut Ust. Adi Hidayat dalam kanal youtubnya menyatakan bahwa, "Allah SWT sudah menjamin rizky seseorang, sepanjang digunakan sesuai kebutuhannya maka akan cukup. Ketika seseorang merasa kurang maka orang tersebut punya masalah yakni tidak merasa cukup. Hal tersebut karena ia mengejar satu beban yang sebenarnya tidak sesuai dengan kebutuhannya atau asas kecukupannya".
Dalil tentang hutang:
Karena Islam cukup konsen terhadap permasalahan hutang, maka ada beberapa dalil yang berkaitan dengan hal tersebut. Berikut ini adalah beberapa dalil yang Islam berikan terkait permasalahan hutang, yang perlu kita perhatikan.
- Jangan Meninggal dalam Keadaan Memiliki Hutang “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar(Rp48.000) atau satu dirham (Rp3.900), maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah)
- Jiwa Orang yang Berhutang Masih Menggantung. “Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan hutangnya hingga dia melunasinya.” (HR. Tirmidzi).
- Tidak Berniat Membayar Hutang, Maka Dia Pencuri. Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut: “Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.” (HR. Ibnu Majah)
- Dosa Hutang Tidak Terampuni Walau Mati Syahid. Disebutkan mengenai hal tersebut dalam hadits berikut, “Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim)
- Hutang adalah Suatu yang Memberatkan Hidup di Dunia dan Akhirat. Ibnul Qoyyim dalam Al Fawa’id (hal. 57, Darul Aqidah) mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta perlindungan kepada Allah dari berbuat dosa dan banyak hutang karena banyak dosa akan mendatangkan kerugian di akhirat, sedangkan banyak hutang akan mendatangkan kerugian di dunia.”
Jika harus berhutang, maka harus perhatikan hal-hal berikut ini jika akan melaksanakannya. Hutang memang tidak dilarang dalam Islam, namun harus dipertimbangkan hal-hal berikut ini sebelum melakukannya.
- Keadaan yang Terpaksa. Hutang diperbolehkan jika memang dalam kondisi yang terpaksa. Terutama untuk kebutuhan mendesak atau kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan. Usahakan untuk tidak berhutang untuk kebutuhan konsumtif atau kebutuhan sekunder atau tersier. Pastikan dan hitung terlebih dahulu serta tentukan apakah kita benar-benar mampu membayarnya di kemudian hari, agar berhutang lebih rasional.
- Jika Harus Berhutang, Niatkanlah untuk Membayarnya. Jika harus berhutang, maka niatkanlah untuk segera membayarnya. Jangan sampai kita terjebak pada hutang dan menunda-nundanya sampai akhirnya ada godaan untuk tidak mau membayarnya. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits. Dari Abu hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang mengambil harta orang lain (berhutang) dengan tujuan untuk membayarnya (mengembalikannya), maka Allah SWT akan tunaikan untuknya. Dan barangsiapa yang mengambilnya untuk menghabiskannya (tidak melunasinya), maka Allah akan membinasakannya”. (HR Bukhari)
- Transaksi yang Tertulis. Usahakan dalam setiap transaksi hutang piutang maka harus ada saksi dan juga bukti tertulis. Hal ini agar tidak terdapat konflik atau permasalahan di waktu yang akan datang. Misalnya, tidak mengakui hutang, tidak merasa berhutang, atau hal-hal lain yang membuat hutang gagal bayar.
- Segera Lunasi Hutang. Rasulullah SAW bersabda: “Menunda (pembayaran) bagi orang yang mampu merupakan suatu kezaliman.” (HR Bukhari).
Untuk itu sebelum kita menjadi orang-orang yang dzalim, maka segera lunasi hutang kita. Apalagi jika kita memiliki kemampuan dan harta yang mumpuni untuk segera membayar hutang. Jangan tunda dan jangan biarkan hutang menumpuk dalam hidup kita.
Rabu, 01 September 2021
HAPPY IS EASY
Banyak indeks standar kebahagiaan yang dibuat manusia untuk mengukur arti sebuah kebahagiaan dalam hidup kita. Tetapi semua ukuran tersebut tidak sama tingkat pencapaian ataupun tingkat kebahagiaan antara satu orang dengan lainnya.
Lalu, apa ukuran capaian kebahagiaan hakiki untuk mencapai kehadiran kebahagiaan tersebut?
Surat Al-Hijr (15): ayat 28
Surat Az-Zariyat (51): ayat 56
وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Referensi
https://tafsirweb.com/4178-quran-surat-al-hijr-ayat-28.html
https://news.detik.com/berita/d-5650736/bacaan-surat-az-zariyat-ayat-56-dan-maknanya
https://www.republika.co.id/berita/qjiqxi335/5-cara-mencapai-kebahagiaan-hidup-dalam-islam
Senin, 30 Agustus 2021
"DISGRACE"
- Pertama, berkonsultasi kepada guru yang terpercaya baik laku dan kata. Guru tersebut dapat memberikan nasihat dan juga tuntunan agar diri kita tak tersesat.
- Kedua, mencari seorang teman yang jujur, yang memiliki bashiroh (mata hati yang tajam (berilmu) dan teguh pegangannya pada ajaran agama. Teman tepercaya ini juga bisa dijadikan referensi untuk dimintai masukan.
- Ketiga, berusaha mengetahui aib dari ucapan orang-orang yang tidak sepaham dengan kita.
- Keempat, bergaul dengan masyarakat.
Selasa, 24 Agustus 2021
BURNOUT SYNDROME
Menurut Maslach (2005) burnout adalah perasaan yang lebih dari sedih atau memiliki hari yang buruk. Ini adalah situasi yang terjadi secara menahun yang berhubungan dengan sebuah pekerjaan, dan bisa menyebabkan situasi yang sangat krisis di dalam hidup.
Schaufelli (1993) juga mendefenisikan burnout sebagai sindrom psikologis yang terdiri atas tiga dimensi yaitu kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian prestasi pribadi.
Menurut Izzo (1987) burnout menyebabkan seseorang tidak memiliki tujuan dan tidak mampu memenuhi kebutuhan dalam bekerja.
Freudenberger (1991) menyatakan burnout merupakan kelelahan yang terjadi karena seseorang bekerja terlalu intens tanpa memperhatikan kebutuhan pribadinya.
Kesimpulannya burnout adalah sindrom psikologis yang disebabkan adanya rasa kelelahan yang luar biasa baik secara fisik, mental, maupun emosional. Dampak dari burnout dapat menyebabkan seseorang terganggu dan terjadi penurunan pencapaian prestasi pribadi dalam bekerja.
Setiap orang mungkin pernah merasa tidak berdaya, pekerjaan terlalu menumpuk, atau tidak dihargai ketika bekerja, yang membuat Anda sangat malas untuk beranjak dari tempat tidur dan pergi ke kantor. Saat ini terjadi, Anda mungkin sudah mengalami burnout syndrome. Meski demikian, tanda dan gejala burnout syndrome yang sesungguhnya tidak terjadi hanya dalam semalam. Kondisi ini umumnya terbentuk secara bertahap. Anda mungkin tidak merasakan gejala tertentu pada awal kemunculannya, tetapi kemudian menjadi lebih buruk seiring berjalannya waktu. Adapun gejala yang dialami diantaranya mempengaruhi;
1. Kondisi Fisik
Ciri utama dari kondisi fisik seseorang yang mengalami job burnout adalah kelelahan. Seseorang kerap kali merasa lemas dan lelah, kehabisan energi, dan merasa buntu saat mengatasi masalah kerja. Selain itu, gejala fisik lainnya yang juga sering muncul, yaitu: Sering sakit, sakit kepala dan nyeri otot, nafsu makan menurun, gangguan tidur dan sakit perut atau masalah pencernaan.
2. Kondisi Emosional
Ciri yang khas dari kelompok gejala ini, yaitu mengasingkan diri dari aktivitas di tempat kerja. Orang yang mengalami burnout biasanya merasa bahwa pekerjaannya amat banyak sehingga membuat stres dan frustrasi. Akibatnya, ia menjadi tidak peduli pada lingkungan dan rekan kerjanya. Tak hanya itu, berikut adalah gejala emosional lainnya yang sering muncul: Merasa gagal dan meragukan diri sendiri, merasa tak ada yang membantu dan terjebak dalam pekerjaan, kehilangan motivasi, lebih sinis dan negatif, dan merasa tidak puas dengan pekerjaan.
3. Memengaruhi Kebiasaan
Gejala emosional dan fisik yang dirasakan bisa memengaruhi kebiasaan Anda dalam bekerja. Anda mungkin menjadi suka menunda pekerjaan atau bahkan tidak mengerjakan tugas yang diberikan. Kondisi ini membuat Anda tidak produktif dan kinerja Anda menjadi menurun. Adapun gejala lainnya yang terkait berupa: makan berlebih, konsumsi obat-obatan, dan alkohol, pelampiasan rasa frustrasi Anda pada orang lain, datang ke kantor terlambat dan pulang lebih cepat dan sulit berkonsentrasi dan menjadi tidak terarah dalam bekerja.
- Syukuri nikmat dan niatkan untuk pekerjaan anda adalah ibadah pada Tuhan.
- Berpikir positif dan selalu menatap pada tujuan akhir, bahwa apa yang kita kerjakan akan merubah sejarah yang baik.
- Jaga Keseimbangan hidup dengan berkumpul dengan keluarga dan temukan hobi yang menyenangkan.
- Lihat kembali pilihan Anda dengan komunikasi pada atasan untuk menyamakan persepsi.
- Bicarakan dengan orang lain, seperti rekan-rekan atau sahabat terdekat anda tentang permasalahan yang sedang anda alami.
- Batasi diri Anda dari orang yang negatif, dengan cara membatasi komunikasi dengan orang yang selalu berpikir negatif, karena akan menambah stres.
- Lakukan relaksasi, dengan cara yoga, membaca pengetahuan yang diperlukan, dan mendengarkan suara musik/murottal/ceramah yang menenangkan.
- Olahraga secara rutin dengan Jogging/renang/lari atau permainan lainnya.
- Tidur cukup membuat badan bugar dan sehat.
REFERENSI
http://repository.uma.ac.id/bitstream/123456789/1621/5/118600291_FILE5.pdf
Minggu, 22 Agustus 2021
"LITERASI"
👉Apa Itu Literasi?
Menurut Elizabeth Sulzby literasi adalah kemampuan seseorang dalam berbahasa dan berkomunikasi. Dimana orang tersebut tidak hanya memiliki kemampuan membaca saja. Tetapi juga memiliki kemampuan menyimak, berbicara serta menulis.
Harvey J. Graff, yang mengartikan bahwa literasi adalah kemampuan seseorang dalam membaca dan menulis. Setidaknya dengan dua hal ini masyarakat menjadi lebih melek ilmu pengetahuan.
UNESCO atau the united nations educational, scientific and cultural organization literasi adalah kemampuan untuk membaca dan menulis.
Alberta mendefiniskan lebih kritis terhadap dunia literasi. Dimana ketika seseorang membaca dan menulis, selain mendapatkan pengetahuan, juga mengasah ketrampilan, berfikir kritis terhadap masalah yang ada.
National Institute For Literarcy literasi adalah kemampuan menghitung dan memecahkan permasalahan.
Education Development Center (EDC) literasi adalah kemampuan seseorang memaksimalkan potensi dan keterampilan yang ada di dalam dirinya. Cakupannya keterampilan yang dimaksud tidak sekedar baca tulis saja, tetapi juga meliputi skill ketrampilan yang dimiliki individu tersebut.
Kesimpulannya literasi secara garis besar, artinya sama. yaitu kemampuan untuk membaca, menulis, berpikir kritis dan membangun komunikasi.
👉Literasi Apa Saja Jenisnya?
1. Literasi Teknologi; literasi digital atau literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Literasi ini diartikan sebagai kemampuan dalam menggunakan dan memanfaatkan media baru seperti internet untuk mengakses, menyebarkan, dan mengomunikasikan informasi secara efektif.
2. Literasi Data; Literasi yang berkaitan tentang kemampuan untuk ; Mengetahui jenis data yang cocok digunakan pada berbagai keperluan tertentu, menafsirkan data secara visual menggunakan media seperti grafik dan bagan, pola berpikir kritis terhadap informasi yang dihasilkan oleh data, kemampuan menganalisis data, memahami metode dan perangkat yang dapat memudahkan proses analisis data, mengenali data yang menyesatkan atau yang digunakan untuk merugikan orang(HOAX), serta data storytelling
3. Literasi Manusia; Literasi manusia terkait dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, negosisi, skill, presentasi, berpikir kritis, kreatif dan inovatif.
4. Literasi Baca dan Tulis;Literasi ini berkaitan dengan pengetahuan dan kecakapan dalam memperoleh dan mengolah informasi.
5. Literasi Numerasi; Seperti namanya, literasi jenis ini berkaitan dengan angka. Adapun pengertiannya adalah pengetahuan dan kecakapan untuk memperoleh dan mengkomunikasikan berbagai macam angka dan simbol. Kemampuan ini bertujuan untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
6. Literasi Sains; Literasi selanjutnya berkaitan dengan pengetahuan dan kecakapan dalam memperoleh pengetahuan dan menjelaskan fenomena ilmiah. Kamu dapat meningkatkan kepedulian terhadap isu-isu seputar sains dan perkembangannya.
7. Literasi Budaya; Literasi ini berkaitan dengan aspek kebudayaan. Literasi budaya berarti pengetahuan dan kecakapan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa. Terlebih Indonesia adalah negara dengan beragam suku bangsa dan kebudayaan.
8. Literasi Finansial; Terakhir berkaitan dengan keuangan. Literasi finansial merupakan pengetahuan dan kecakapan untuk memahami konsep dan risiko dalam konteks finansial. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan individu maupun sosial.
🙏Salam Sehat
https://www.google.com/search?q=literasi+teknologi&oq=literasi+teknologi&aqs=chrome..69i57j0i512l9.5118j0j9&sourceid=chrome&ie=UTF-8
https://glints.com/id/lowongan/literasi-data-adalah/#.YSI4xo4zbIU
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5527159/6-jenis-literasi-yang-perlu-dikuasai-mahasiswa
Senin, 02 Agustus 2021
KELOLA "FEELING"
- Ignore; tidak perlu overthinking dalam menghadapi masalah. Misalnya, ketika pasangan kamu tiba-tiba mendiamkanmu cukup lama, lebih baik tanyakan langsung apa masalahnya, daripada kamu mengikuti perasannmu.
- Don't quicly conclude, jangan cepat menyimpulkan pendapat. misalnya: apabila sebuah team mengkritik hal-hal yang perlu diperbaiki, mungkin bukan menyerang pribadimu, tetapi juga mengkritik untuk keseluruhan kinerja team tsb.
- Activity, daripada kamu terlalu banyak berpikir tentang orang lain memikirkanmu, lebih baik lakukan aktivitas bermanfaat yang dapat menyibukkan dirimu.
- Awareness, sadari sampai mana batasan perasaan sensitif kamu, sehingga kamu dapat bertindak ataupun berpikir tentang pendapat orang lain yang tidak perlu kamu pikirkan. Misalnya; kamu dapat melihat orang tersebut beneran atau hanya bercanda.
- Realize, sadari bahwa apa yang dipikirkan orang lain bukanlah urusanmu. walaupun oranglain berpikir tentang dirimu, karena hal itu akan membuat lelah.
- Can't Control, kamu tidak dapat mengontrol pendapat orang lain atau prasangka terhadap dirimu. Tetapi, alangkah lebih baiknya kamu berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam setiap tindakan.
- Common Sense, gunakan akal sehat dan tidak mengikuti perasaan dalam kondisi apapun. Contohnya, apabila orang tidak peduli dengan dirimu, jangan merasa terabaikan atau merasa terisolasi. Gunakan akal sehatmu dalam setiap waktu dan situasi agar menyehatkan pikiran dan perasaanmu.
Minggu, 25 Juli 2021
selesai isoman
Isoman (isolasi mandiri) biasanya dilakukan selama 10-15 hari. Tak mudah menjalani masa tersebut, karena harus menjaga agar penyakit tersebut tidak menular kepada anggota keluarga kita. Pengalaman isoman ada beberapa yang kita perhatikan;
1. Menggunakan satu ruangan sendiri
2. Memakai kamar mandi terpisah
3. Memakai double masker di dalam rumah
4. Menggunakan peralatan makan dan mencucinya secara terpisah
5. Memakai kaos tangan saat melalukan aktivitas
6. Berjemur minimal 30 menit tiap hari
7. Berjalan kaki semampunya untuk melatih kebugaran
8. Minum vitamin c, d, e
9. Minum madu dan suplemen lain
10. Makan buah(jeruk peras, alpukat, buah naga, pisang dll)
11. Makan teratur walaupun indera penciuman(anosmia) dan mulut tidak dapat merasa
13. Sering minum air putih hangat
14. Minum obat sesuai dengan keluhan saat itu (batuk, pilek, paracetamol dan antibiok)
15. Rutin membersihkan tempat isolasi, rumah, dan semprotkan disinspectan seluruh ruangan.
16. Sedia inhaler untuk dihirup pada hidung, agar mengurangi hidung tersumbat
17. Menghirup minyak kayu putih untuk mengurangi dahak yang mengental dihidung dan paru
18. Hindari kontak langsung dengan keluarga
19. Pisahkan pakaian kotor di mesin cuci dengan anggota keluarga lain
20. Jangan lupa ibadah dan doa
Setelah Isoman selesai;
1. Bersihkan tempat isolasi dan semprot dengan disinspectan
2. Tetap minum vitamin, suplemen, dan makanan sehat agar badan tidak merasa kelelahan.
3. Olahraga
4. Makan makanan yang sehat
5. Berjemur
6. Tetap lakukan prokes
7. Berdoa dan dzikir yang lebih khusyu, karena ibadah paling terasa nyaman ketika sehat.
Terimakasih salam sehat
Easy
Menjaga diri agar selalu sehat dalam berpikir dan berbeda pendapat;
1. Easy going
Sebagai makhluk sosial kita terkadang berbeda pendapat dalam komunikasi. tetapi sadari bahwa perbedaan tersebut bukan berarti kita ditolak atau pendapat kita buruk. Maka akan merasa minder atau tidak berguna. Tetapi, anggaplah bahwa oranglain belum paham apa yang sedang kita pikirkan atau sebenarnya ada hal-hal baik yang belum diketahui oranglain.
2. Open mind
Kosongkan pikiran saat bertemu oranglain. Sehingga ketika kita berbeda pendapat akan mudah menerima perbedaan tersebut. Ketika pikiran kosong, maka akan mudah menerima pendapat/opini orang lain. Sama halnya ketika pendapat kamu ditolak, maka akan memiliki perasaan yang sama.
3. Emphaty
Berpikir dari sudut pandang oranglain, mungkin ada pemikiran lain yang berbeda atau luput dari pemahaman kita. cobalah berpikir dengan dengan banyak sudut pandang agar memperoleh keselarasan.
4. Nothing is perpect
Tidak ada manusia yang sempurna. Mungkin pendapat yang kita miliki tidak sempurna menurut oranglain. Maka, itu semua menjadi pelajaran untuk memperbaiki pemikiran kita kembali.
5. Wisdom
Ambil hikmah dari semua yang telah terjadi. maka, ketidak sempurnaan tersebut akan mengajarkan kembali bagaimana menyempurnakan perbedaan tersebut, dengan cara belajar kembali, untuk menggali permasalahan dan mencari literasi yang lebih akurat untuk menambah ilmu agar bermanfaat.
Jumat, 02 Juli 2021
la`in syakartum la`azīdannakum
"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah, itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki (169). Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati (170). Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman." (171)
2. Qs, Surat 13 (Ra'd): 23-24
Artinya:
Artinya:
Artinya:
Dalam buku Rahasia Di Balik Usia 40 Tahun yang ditulis oleh Ahmad Annuri MA disebutkan bagaimana cara agar tetap bersyukur, yaitu:
1. Merenungi nikmat Allah subhanahu wa ta’ala yang tidak terhingga, sehingga tumbuh rasa cinta kepada Allah. Resapilah betapa banyak nikmat dan karunia yang telah dilimpahkan-Nya kepada kita.
2. Mengingat masa kanak-kanak. Cobalah sesekali perhatikan bayi yang baru lahir! Maka, kita akan mendapatkan perbedaan yang sangat mencolok antara kita saat ini dengan bayi yang baru lahir. Maka, renungilah nikmat-nikmat yang telah dilimpahkan Allah kepada kita hingga kita bisa mencapai usia 40 tahun atau bahkan lebih dari itu.
3. Berdoa kepada Allah subhanahau wa ta’ala untuk selalu bersyukur. Jika Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa dan memberikan petunjuk kepada kita untuk dapat selalu memuji serta mensyukuri-Nya, ketahuilah itu adalah nikmat lain yang harus disyukuri.
4. Mengingat janji Allah subhanahu wa ta’ala untuk orang yang bersyukur. Allah berfirman, Allah telah memerintahkan kita untuk selalu bersyukur, padahal sungguh Allah tidak membuthkan kita, ketahuilah manfaat dari rasa syukur akan kembali kepada kita. Karena sungguh janji Allah adalah yang paling benar.
5. Mengingat risiko yang berpaling dari Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana Firman Allah: Allah telah menciptakan semua manusia dalam keadaan beriman. Maka, janganlah kita balas nikmat yang sangat besar ini dengan pengingkaran atau kekafiran, karena kafir bisa menjadikan kita celaka serta sengsara di dunia maupun di akhirat kelak.
6. Mujahadatun nafs, yaitu sebuah upaya penuh yang dilakukan manusia untuk berusaha secara sungguh-sungguh untuk mengalahkan hawa nafsu yang cenderung suka pada hal-hal yang negatif, seperti malas dan kikir.
7. Mengingat-ingat kembali tujuan hidup di dunia, yaitu hanya sebagai tempat singgah. Sehingga hal ini akan mendorong manusia untuk beramal saleh secara sempurna.
8. Mengadakan latihan-latihan syukur secara pribadi. Caranya, ketika kita sedang dalam keadaan sendiri di rumah, hendaklah dilatih untuk beramal ibadah daripada menyaksikan televisi atau hal-hal yang tidak mendatangkan manfaat. Atau misalnya melatih diri untuk menyisihkan sebagian rezekinya untuk infak fii sabilillah dengan membiasakan infak S3 (Sehari Seribu Saja)
9. Membaca-baca kisah para nabi, sahabat, tabi’in, atau ulama salaf lainnya untuk mengambil suri teladan mereka.
10. Senantiasa berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar dimudahkan untuk selalu bersyukur.
💙Muhasabah💙
https://kumparan.com/berita-hari-ini/tafsir-surat-ibrahim-ayat-7-selalu-bersyukur-atas-nikmat-allah-swt-1v3HpgJvIoa/full
http://www.hajij.com/id/the-noble-quran/item/729-tafsir-al-quran-surat-ali-imran-ayat-169-173-
http://www.ibnukatsironline.com/2015/06/tafsir-surat-ar-rad-ayat-20-24.html
AKM SEBAGAI SUPPORTING PEMBELAJARAN DI KELAS
PPT AKM silahkan download dari link berikut: https://docs.google.com/presentation/d/13r5kEj1kk5g-ljlmLS4blPQ2Tj_-n5na/edit?usp=sharing&o...
-
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَٱتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَٰنٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَآ أَلَتْنَٰهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّ...
-
PPT AKM silahkan download dari link berikut: https://docs.google.com/presentation/d/13r5kEj1kk5g-ljlmLS4blPQ2Tj_-n5na/edit?usp=sharing&o...
-
💬Apa itu Burnout Syndrome? Menurut Maslach (2005) burnout adalah perasaan yang lebih dari sedih atau memiliki hari yang buruk. Ini adalah ...





