Tampilkan postingan dengan label nilai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nilai. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Oktober 2020

 

KOMPETENSI GURU SD KELAS IV DALAM MENYELESAIKAN

SOAL MATEMATIKA TIMSS

 

Dimas1, Wuri2, Rumondang3 dan Fahmi4 

1 Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2 Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

3 Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

4 Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

e-mail:  Dimas, Wuri, hmnooridris7@gmail.com, ffahmi6@gmail.com,

 

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang kompetensi guru SD dalam menyelesaikan soal Matematika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan deskriptif. Metode kuantitatif dilakukan untuk mengetahui kompetensi guru SD, daya serap, dan tingkat kesukaran butir soal, sedangkan metode deskriptif dilakukan untuk menginformasikan nilai tes, daya serap, dan tingkat kesukaran soal dalam bentuk tabel, grafik agar mudah dibaca dan dipahami. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh SD rujukan yang terdapat di seluruh Indonesia, sedangkan penentuan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling. Random sampling dilakukan terhadap SD rujukan yang terdapat di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah sekolah sampel sebanyak 101 sekolah, sedangkan objek dari penelitian ini sebanyak 101 guru SD. Analisis dilakukan dengan menggunakan Excell untuk menentukan nilai tes, tingkat kesukaran soal, dan daya serap. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa sebanyak 44% guru mendapat nilai di atas 80, namun sebanyak 11% guru mendapat nilai kurang dari 50. Daya serap materi  peluang di atas 80% lebih tinggi dibandingkan dengan daya serap materi geometri dan pengukuran serta bilangan. Daya serap domain kognitif pengetahuan tertinggi, yaitu sebesar 83,89% dan terendah daya serap domain kognitif penalaran sebesar 41,73%. Daya serap materi yang diujikan untuk pecahan dan desimal, bentuk-bentuk geometri, serta organisasi dan penyajian data di atas 80%, sedangkan daya serap materi lainya di bawah 80%. Daya serap materi matematika guru SD termasuk kategori cukup baik yaitu sebesar 75,88%, namun angka atau ukuran keragamannya cukup tinggi dengan deviasi standar sebesar 167%. Hal ini juga terlihat dari daya serap terendah sebesar 23,22% dan tertinggi 96,83%. Artinya, terdapat variasi atau kesenjangan yang cukup tinggi antara guru dengan pengusaan materi terendah dengan yang tertinggi, walaupun kecenderungan pencapaian skor guru cukup baik. Tingkat penguasaan guru menjawab benar soal pilihan ganda 76.77% dan soal uraian 75.27%.

Kata kunci: tes, nilai, tingkat kesukaran, daya serap, level kemampuan

full artikel silahkan untuk buka link tersebut:

https://drive.google.com/file/d/1fNtII63ZVfBpVSTOONGDvpRXJ8dFFecs/view?usp=sharing

KEMAMPUAN GURU SD KELAS IV DALAM MENYELESAIKAN SOAL BAHASA INDONESIA

 

KEMAMPUAN GURU SD KELAS IV DALAM MENYELESAIKAN SOAL

BAHASA INDONESIA   

 

Sri Wuryanti1,  Dian Rahdiani2, Fahmi3, Rumondang Purwati4, Giri Sarana Hamiseno2

Pusat Asesmen dan Pembelajaran Balitbang dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Jalan Gunung Sahari Raya No 4A Jakarta Pusat

E-mail:Sriwuryanti03@gmail.com

E-mail:ffahmi6@gmail.com

 

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang kemampuan guru SD dalam menyelesaikan soal Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif dilakukan untuk mengetahui kemampuan, daya serap, dan tingkat kesukaran butir soal, sedangkan penelitian kualitatif dilakukan untuk mengungkap pemahaman konsep berdasarkan jawaban soal uraian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SD yang terdapat di Indonesia, sedangkan penentuan sampel dilakukan dengan cara stratified random sampling. Random sampling dilakukan terhadap SD rujukan yang terdapat diseluruh provinsi di Indonesia. Jumlah sekolah sampel sebanyak 84 sekolah, sedangkan objek dari penelitian ini sebanyak 84 guru SD. Simpulan dari penelitian ini adalah: (1) Sebanyak 14% guru Bahasa Indonesia dengan kategori baik  mendapat nilai di atas 80, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih kurang menguasai materi pelajaran, bahkan sebanyak 18% guru dengan kategori kurang mendapat nilai kurang dari 50. (2) daya serap materi yang diujikan sebesar 68,84%. Distribusi soal untuk tiap teks relatif sama dan daya serap Teks bacaan “Terbanglah Elang“ sebesar 71,32% lebih tinggi 5,01 poin dibandigkan daya serap teks bacaan “Bunga di Atas Atap” sebesar 66,33%. dan sebanyak 56% soal termasuk kategori mudah, 40% termasuk kategori sedang, dan 4% termasuk kategori sukar. (3) Sebanyak 45,24% guru menjawab benar soal yang mengukur level pengetahuan fakta, 86,9% guru menjawab benar soal yang mengukur leval aplikasi atau penerapan, dan sebanyak 45,83% guru menjawab benar soal yang mengukur level penalaran. Banyak guru kurang memahami isi bacaan sehingga apa yang ditanyakan dengan jawaban yang diinginkan tidak sesuai

Kata kunci: tes, tingkat kesukaran, daya serap, nilai, level kemampuan


makalah selengkapnya buka link berikut:

https://drive.google.com/file/d/1XDO0lz4xpjqFyjLsfbJWEePydU4cTV52/view?usp=sharing


AKM SEBAGAI SUPPORTING PEMBELAJARAN DI KELAS

PPT AKM silahkan download dari link berikut: https://docs.google.com/presentation/d/13r5kEj1kk5g-ljlmLS4blPQ2Tj_-n5na/edit?usp=sharing&o...